Berita

Gandeng ICRC Jenewa, UIN Ar-Raniry Kembangkan Kurikulum Internasional

REPORTASE, BANDA ACEH– Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry menggandeng ICRC Jenewa untuk merancang kurikulum berbasis internasional. 

Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Warul Walidin, mengatakan, kerjasama itu untuk mendorong akreditasi kampus menjadi universitas unggul ke depannya.

“Hal ini sejalan dengan Program Akademik Bermutu (PRATU) yang saat ini sedang dijalankan,” kata Rektor UIN, Rabu (7/4).

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik, Assoc Prof Gunawan Adan, PhD menegaskan salah satu kriteria kampus unggul adalah dengan adanya keterlibatan internasional dalam penyusunan kurikulum, sehingga peserta didik nantinya dapat berkompetisi dikancah internasional.

Utusan ICRC Jenewa, Dominic Harsaw, mengatakan, saat ini ICRC telah berkolaborasi dengan universitas-universitas di Asia Tenggara seperti di Indonesia, Myanmar, Philipina, Timor Leste, Thailand, untuk pengembangan kurikulum hukum humaniter internasional.

Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry, Prof Muhammad Siddiq Armia, PhD menyebutkan kerjasama dengan ICRC merupakan pilot project pada fakultas yang ia pimpin salah satunya dengan kurikulum International Humanitarian Law (IHL).

“Saat ini kita telah merampungkan kurikulum berbasis KKNI, yang berdampak terhadap terakreditasi A BAN PT empat Prodi di FSH, kurikulum IHL ini akan diajarkan secara collaborative learning melibatkan universitas-universitas di Asia Tenggara dan Eropa nantinya,” ujar Prof Sidiq.

Acara yang digagas Fakultas Syariah itu berlangsung dari tanggal 6-7 April 2021 di FSH UIN Ar-Raniry. []

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

More in:Berita

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *