Berita

Inovasi akan Mengangkat Derajat Kader HMI

 

REPORTASE, BANDA ACEH – Guru Besar Filsafat Islam yang juga senior Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Prof Dr Syamsul Rijal berharap kader HMI saat ini dapat terus berinovasi untuk kemajuan organisasi di masa depan.

“Tidak hanya mewarisi tradisi, tapi harus berinovasi. Karena inovasi yang akan mengkat kader HMI ke depan,” katanya dalam sambutan pada acara pelantikan pengurus HMI Komisariat Fakultas Filsafat dan Ushuluddin UIN Ar-Raniry, Ahad (10/1) di Aula Dinas Syariat Islam Provinsi Aceh.

Menurutnya, kader HMI saat ini sudah sangat memenuhi standar SDM dalam berorganisasi. Maka, sudah selayaknya mampu melakukan inovasi.

Indikator inovasi, bisa melirik keacehan. Dulu Ibrahim Hasan dapat membaca tanda zaman dan berhasil membangun Aceh.

Sebuah inovatif dari Ibrahim Hasan, kata Syamsul Rijal adalah ungkapan “jaroe bak langai, mata u pasai”. Gubernur Ibrahim Hasan, berhasil membangun Aceh tak ada dana Otsus, Karena beliau membangun Aceh dengan pikiran, Bukan dengan oligarkhi pepesan kosong tanpa isi.

Dalam konteks kekinian Aceh, Syamsul Rijal mengajak kader HMI peka terhadap persoalan umat. Ia mencontohkan hadirnya Qanun Lembaga Keuangan Syariah.

“Pada diskursus qanun ini, eksistensi kader harus terasa. Kader juga harus dapat dirasakan bersama-sama meniadakan praktik ribawi di masyarakat,” katanya.

Syamsul Rijal juga menyemangatinya kader yang dilantik di Komisariat FUF dapat memetakan masa depan dengan gagasan baru untuk masa depan Aceh.

“Anda harus punya nilai cerdas. Dan berkontribusi bagi negeri. Ini yang diperlukan negara saat ini. Komisariat ini benar benar jadi komisariat yang diperhitungkan,” pungkasnya. []

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

More in:Berita

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *