Opini

Penyaluran BLT Sebabkan Terhambatnya Pembangunan Fisik Desa di Aceh

Reportase Aceh, Aceh – Bantuan Langsung Tunai (BLT) merupakan bentuk dari upaya pemerintah dalam menanggulangi permasalahan ekonomi yang disebabkan oleh Covid 19. Kegiatan tersebut termasuk ke dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan berada di bawah kendali langsung presiden Joko Widodo.

Penyaluran BLT sudah berlangsung selama satu tahun, dimulai sejak tahun 2020 dan ditujukan kepada masyarakat yang terdampak pada aspek ekonomi, sosial dan kesehatan. Sumber dana BLT berasal dari APBN yang disalurkan melalui APBK dan kemudian direlokasikan ke Desa dalam bentuk dana desa.

Relokasi anggaran dana desa berdasarkan UU No. 6 tahun 2014 bertujuan mendanai penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat. Dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dan penyejahteraan masyarakat desa.

Namun menghadapi pandemi Covid 19, hampir keseluruhan anggaran dana desa di alihkan ke dalam program BLT. Sehingga berdampak pada terhambatnya pembangunan fisik yang ada di desa, hal tersebut dirasakan oleh hampir keseluruhan desa di Aceh.

Keterhamabatan tersebut dapat terjadi karena keadaan desa, baik dalam pemanfaatan SDA dan SDM yang tidak produktif, maupun dana yang tidak mencukupi dapat menyebabkan pembangunan suatu desa terhambat. Dengan demikian, ketika ketidaksiapan desa dihadapkan dengan keterbatasan dana, hal tersebut dapat mengganggu proses pembangunan fisik di tingkat desa.

Ziaurrahman, mahasiswa Ilmu Politik, Universitas Syiah Kuala

What's your reaction?

Excited
3
Happy
0
In Love
4
Not Sure
0
Silly
0

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *